Balikpapan – Demi mempermudah orang tua mendaftarkan anaknya sebagai santri di Pondok Pesantren Al-Mujahidin, pihak panitia Penerimaan Siswa Baru (PSB) menggelar tes perwakilan. Tes ini diperuntukkan bagi para calon santri yang berdomisili cukup jauh dari kantor pusat Al-Mujahidin di Kota Balikpapan.

Ketua panitia PSB Al-Mujahidin, Samino mengatakan pihaknya membuka pendaftaran dan seleksi santri baru secara langsung di tiga tempat. Yakni di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Paser di Kaltim. Mengingat animo pendaftar dari tiga daerah ini tergolong tinggi dan juga memudahkan daerah yang berdekatan untuk mengikuti tes masuk secara bersamaan.

“Jadi kami akan kirim tim seleksi santri ke tiga tempat tersebut. Rencananya pada tanggal 19 Maret 2022 para pendaftar di sana sudah bisa mengikuti tes. Baik seleksi berkas, tes tertulis maupun wawancara. Kami ingin semua daerah bisa mudah mendaftar jadi santri. Bukan hanya yang di kota besar saja,” ujarnya, Senin (14/03).

Samino menjelaskan tiga tempat yang menjadi pusat penerimaan santri baru di pesantren al Mujahidin yakni SD Muhammadiyah 2 Tarakan di jalan Yos Sudarso RT. II, Lingkas Ujung Tarakan, Tarakan Timur, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Kemudian Sangatta TREC di jalan Yos Sudarso IV, Gg. Bhineka No. 56 RT. 04, Teluk Lingga, Sangatta Utara, Kutai Timur. Lalu untuk Kabupaten Paser berlokasi di Kecamatan Kuaro jalan Jendral Ahmad Yani No.13 RT 06.

“InsyaAllah nanti tanggal 19 perwakilan akan membuka pendaftaran sekaligus menggelar ujian di tiga tempat yang sudah direncanakan. Kami berharap hal ini dapat memberikan kemudahan bagi pendaftar yang mungkin tidak bisa langsung datang ke pondok karena waktu dan domisili yang jauh,” tuturnya lagi.

Adapun hingga pekan kedua Maret 2022, menurut Samino, jumlah calon santri yang terdaftar mencapai 196 orang. Penerimaan santri baru gelombang 1 ini akan berlangsung hingga tanggal 21 maret mendatang. Selanjutnya pengumuman hasil seleksi pada 25 Maret 2022. Pihak pesantren masih membuka kesempatan bagi calon santri baru untuk mendaftarkan diri di gelombang kedua dan ketiga. Mengingat masa pendaftaran bersamaan dengan bulan Ramadhan. Termasuk kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

“Kami buka sampai tiga gelombang. Ini untuk mempermudah calon santri yang melanjutkan pendidikan jenjang SMP dan SMA-nya ke pesantren al Mujahidin. Jadi bagi para orang tua jangan ragu menitipkan anaknya bersama kami di pesantren. Semoga mereka bisa menjadi kader muslim yang kuat ilmu, iman dan amalnya,” tambah pria yang juga menjabat Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. (*/man)

Leave a Reply

Your email address will not be published.